Jumat, 07 September 2012

Haruskah Bali Dikorbankan untuk APEC?


Pembangunan BIP (Bali International Park) untuk tempat penyelenggaraan KTT APEC XXI pada November 2013 di Bali. Menuai aksi protes dari banyak kalangan, mahasiswa, warga Bali, aktivis dan musisi. Proyek ini didasari oleh Surat Keputusan Menteri Budaya dan Pariwisata, Jero Wacik, No. KM.6/UM.001/Mkp/2011 tentang penugasan, tempat dan pembangunan sarana. Keputusan Menteri ini menunjuk PT Jimbaran Hijau sebagai pengembang proyek BIP.
Di linimasa mereka yang tidak menyetujui proyek ini menggelar aksi menerbangkan layang-layang secara serentak besok, jam 10 pagi di Lap. Renon, dengan mensosialisasikan tagar #tolakBIP.

Entah siapa yang memprakarsai aksi tersebut, ditemukan satu akun yang giat mensosialisasi tagar #tolakBIP, @gendovara, salah satu anggota @walhibali (oraganisasi lingkungan hidup, bagian dari Walhi nasional)  Namun gaungnya kian menggema, ketika Jerinx (@JRX_SID) drummer band SID (Superman Is Dead), band rock asal Bali, ikut giat mengajak Outsiders dan followersnya untuk berpartisipasi.
Semoga aksi ini berlangsung damai dan lancar. Bali, salah satu kekayaan terbesar Indonesia, siapa lagi yang akan peduli dan menjaga wajah indahnya kalau bukan kita sendiri.
 sumber  : salingsilang.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar